Perbedaan Antara Batu Biasa dengan Batu Permata - 28 February 2011 - Blog - Mr Blue
Tuesday, 12.06.2016, 11:15 AM
Mr Blue
Welcome Guest | RSS
Main | Blog | Registration | Login
Site menu

Section categories
Bisnis [67]
Batu Permata [15]
Forex [26]
Herbal [37]
Investasi [18]
Islam [13]
Ilmu Pengetahuan [107]
Keuangan [17]
Kesehatan [47]
Kecantikan [52]
Kata Bijak Motivasi [124]
Remaja Dan Narkoba [8]
Otomotif [29]
Puisi [3]
Properti [36]
Pesta Pernikahan [1]
Sejarah [33]
Teknologi [31]

Our poll
Rate my site
Total of answers: 7

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Login form

Main » 2011 » February » 28 » Perbedaan Antara Batu Biasa dengan Batu Permata
8:24 AM
Perbedaan Antara Batu Biasa dengan Batu Permata
Perbedaan Antara Batu Biasa dengan Batu PermataPerbedaan antara batu biasa dengan batu permata adalah keindahan, daya tahan, keunikan dan kelangkaan yang menjadi ciri khas batu permata serta reflect terhadap cahaya hingga memancarkan warna yang indah. Batu permata lepasan merupakan mineral yang berbentuk batu yang kasar yang didalamnya bercacat kristal yang berada di bawah permukaan bumi. Batu-batu permata memiliki komposisi kimia dan struktur atom yang dapat membedakan batu-batu permata satu sama lain.

Ahli dalam memoles dan meng-cutting sangat di butuhkan untuk dapat menonjolkan keindahan batu permata. Ia juga harus hati-hati mempertimbangkan batu dari kekerasan, pengusiran, birefringence, perpecahan, flaws dan inclusions. Potongan yang digunakan tergantung pada apakah adalah batu permata berwarna, transparan, buram, atau terang dan apakah permainan warnanya kuat atau kemilau dan apakah itu batu cat eye atau starr.

Hasil dari cutting cabochon yaitu permukaannya halus dan berbentuk bulat atau garis luar yang melengkung. Cutting cabochon sering di gunakan untuk batu permata yang mempunyai warna yang transparent (opaque), jelas (translucent), mempunyai warna yang kuat atau mempunyai efek mata kucing (cat eye) atau bintang (star).

Peng-cutting-an brilliant menghasilkan banyak aspek seperti permukaan rata, permukaan halus dan biasanya digunakan untuk batu permata/gemstone yang transparan seperti berlian (diamond) karena mempunyai pertebaran dan gemerlap cahaya yang optimal. Langkah cutting yang di gunakan untuk gems seperti rubies mempunyai fitur penting yaitu warna.

Cahaya yang berkilauan pada batu permata/gemstone adalah cahaya yang berasal/tercermin dari permukaan. Batu permata lepasan (loose gemstone) mempunyai cahaya yang berkilauan seperti kaca (vitreous). Berarti jumlah bias cahaya yang bengkok pada batu permata/gemstone dapat disebut refractive index (RI) dan dapat diukur dengan refractometer. Sedangkan perbedaan antara minimum dan maximum RI disebut bias ganda (birefringence) batu permata.

Sebuah Batu permata/gemstone secara relative harus keras dan cukup tahan terhadap perubahan kimia. Karena keras dan daya tahan merupakan salah satu karakteristik utama yang digunakan untuk menentukan batu permata/gemstone.

Rongga-rongga yang berbentuk serat atau serabut pada batu permata/gemstone, contohnya seperti shappire yang diberi cahaya lalu merespon cahaya itu dan membuat membuat efek bintang/star. Enam (6) bias sinar bintang/star yang dihasilkan shappire menghasilkan 3 serat yang sejajar. Dan peng-cutting juga terkadang dapat membuat duabelas(12) bias sinar bintang/star pada sapphire.

Nilai batu permata ditentukan oleh jenis , warna, kejelasan, ukuran, kelangkaan, popularitas dan berat. Batu permata dihitung dalam carats (seperlima dari satu gram).
Category: Batu Permata | Views: 500 | Added by: MrBlue | Tags: Fember Sentana, Batu Permata, Perbedaan Antara Batu Biasa dengan , Artikel Batu Permata, Permata | Rating: 0.0/0

Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Search

Calendar
«  February 2011  »
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728

Entries archive

Shopping
Shopping

Visitor
free counters

Powered by MyPagerank.Net

Copyright MyCorp © 2016 Free website builderuCoz